7 Kelebihan dan 3 Kekurangan Nusantara HD Yang Perlu Kamu tau sebelum Beli
Dalam dunia televisi parabola di Indonesia, nama Nusantara HD (Transvision) menjadi salah satu pilihan receiver yang sangat populer. Dengan berbagai kemudahan dan harga yang terjangkau, perangkat ini menarik minat banyak masyarakat yang menginginkan siaran TV jernih tanpa biaya bulanan yang membengkak.
Namun, sebelum Anda memutuskan untuk membeli dekoder ini, penting untuk memahami secara menyeluruh keunggulan serta keterbatasan teknisnya. Artikel ini membahas secara lengkap kelebihan dan kekurangan receiver Nusantara HD sebagai bahan pertimbangan Anda.
Kelebihan Receiver Nusantara HD
Nusantara HD memiliki sejumlah keunggulan menonjol yang membuatnya sangat diminati pengguna parabola mini:
- Kualitas Gambar Super Jernih (Full HD 1080p): Mendukung resolusi tayangan hingga 1080p, menghasilkan kualitas gambar yang sangat tajam, jernih, dan tidak pecah saat ditampilkan di TV LED layar lebar.
- Harga Receiver & Paket Lebih Murah: Dibandingkan penyedia Pay TV atau dekoder pesaing lainnya, harga perangkat Nusantara HD relatif terjangkau dengan pilihan isi ulang paket minipack bulanan yang sangat ramah di kantong.
- Siaran TV Nasional Bebas Iuran (Free-to-View): Menyajikan saluran TV nasional lengkap (termasuk MNC Group, Trans Media, dan TV swasta lainnya) secara gratis tanpa kewajiban berlangganan bulanan.
- Bonus Paket Gratis Setelah Aktivasi: Setiap pembelian dan aktivasi unit baru umumnya menyertakan bonus tayangan saluran premium (seperti film dan siaran anak) selama beberapa bulan secara cuma-cuma.
- Dukungan Varian Hybrid / Combo (DVB-S2 + DVB-T2): Pada varian seperti Nusantara HD Combo, perangkat mampu menangkap sinyal parabola satelit sekaligus siaran TV Digital UHF dalam satu unit dekoder.
- Fitur Multimedia Lengkap via USB: Dilengkapi port USB untuk memutar file musik dan video, merekam siaran favorit (PVR), hingga mengubungkan WiFi Dongle untuk kebutuhan koneksi internet.
Kekurangan Receiver Nusantara HD
Di balik berbagai keunggulannya, ada beberapa hal teknis yang perlu diperhatikan agar tidak salah paham saat pemasangan:
- Hanya Tersedia di Ku-Band (Tidak Ada di C-Band): Receiver Nusantara HD saat ini beroperasi secara eksklusif menggunakan pita frekuensi Ku-Band melalui satelit Measat 3b. Perangkat ini tidak mendukung penggunaan parabola jaring atau LNB C-Band.
- Sinyal Rentan Terhadap Cuaca Buruk: Karena menggunakan frekuensi Ku-Band, kualitas sinyal dapat terganggu atau mengalami drop saat terjadi hujan lebat atau cuaca buruk di area Anda.
- Wajib Menggunakan LNB & Dish Ku-Band: Jika Anda sebelumnya menggunakan parabola besar jaring C-Band, Anda harus menambahkan LNB Ku-Band atau menggunakan dish mini (ukuran 45 cm - 60 cm) agar receiver dapat menangkap sinyal.
Tabel Perbandingan Teknis & Fitur Nusantara HD
| Parameter / Fitur | Spesifikasi Nusantara HD |
|---|---|
| Frekuensi Satelit | Eksklusif Ku-Band (Satelit Measat 3b) |
| Dukungan C-Band | Tidak Tersedia (0% Sinyal di C-Band) |
| Resolusi Maksimal | Full HD 1080p |
| Ukuran Parabola | Dish Mini (45 cm – 60 cm) |
| Status Channel Nasional | Free-to-View (Gratis Tanpa Iuran Bulanan) |
| Tipe Tuner | DVB-S2 (Tersedia opsi Combo DVB-T2) |
| Port Eksternal | HDMI, RCA, USB Port |
Tanya Jawab Seputar Nusantara HD (Q&A)
Q1: Apakah receiver Nusantara HD bisa dipasang di parabola jaring C-Band?
Jawab: Tidak bisa. Nusantara HD tidak mendukung frekuensi C-Band. Jika dihubungkan ke LNB C-Band, indikator kualitas sinyal akan tetap 0%. Anda wajib mengarahkannya ke satelit Measat 3b menggunakan LNB Ku-Band.
Q2: Mengapa Nusantara HD menjadi pilihan hemat dibanding Pay TV lain?
Jawab: Selain harga perangkat yang ekonomis, Anda tetap bisa menikmati siaran TV nasional selamanya tanpa bayar bulanan. Pilihan paket channel tambahan (minipack) juga dijual dengan harga sangat terjangkau mulai dari belasan ribu rupiah saja.
Q3: Apa yang harus dilakukan jika sinyal hilang saat hujan lebat?
Jawab: Penurunan sinyal saat hujan lebat adalah karakter alami frekuensi Ku-Band. Anda cukup menunggu hingga hujan reda. Pastikan juga tracking parabola dan kemiringan LNB sudah disetel dengan presisi maksimal agar sinyal tetap stabil saat cuaca gerimis.
Q4: Apakah Nusantara HD bisa digunakan untuk nonton siaran TV digital UHF?
Jawab: Bisa, khusus untuk varian Nusantara HD Combo yang sudah dilengkapi tuner DVB-T2. Anda cukup menyambungkan antena UHF biasa ke port antena terrestrial di bagian belakang receiver.
Baca artiikel lainnya : Cara refresh Nusantara HD, Penjelasan Singkat Nusantara HD.
Kesimpulan
Receiver Nusantara HD merupakan solusi ideal bagi Anda yang mencari tayangan TV nasional dan saluran hiburan dengan kualitas gambar jernih Full HD tanpa beban biaya bulanan. Meskipun perangkat ini memiliki keterbatasan karena tidak mendukung pita C-Band dan hanya beroperasi di Ku-Band, penggunaan parabola mini yang praktis serta harga paket yang ramah di kantong menjadikannya salah satu dekoder paling efisien di kelasnya.

Posting Komentar