Satfinder GTMedia V8 Finder BT05 Alat Tracking Sinyal Parabola Lebih Simpel dari BT03
Kalau kamu sering utak-atik parabola, pasti tahu betapa ribetnya mencari sinyal satelit. Kadang piringan sudah diputar berkali-kali, sinyal naik sedikit tapi tiba-tiba hilang lagi. Nah, beberapa waktu lalu saya mencoba satu alat yang cukup sering dibahas di forum tracking satelit, namanya GTMedia V8 Finder BT05. Awalnya saya kira ini cuma satfinder biasa, tapi setelah mencoba sendiri, ternyata cukup membantu terutama buat pengguna rumahan maupun teknisi pemula. Baca Artikel sebelumnya tentang Nusantara HD.
GTMedia V8 Finder BT05 adalah versi yang lebih praktis untuk pekerjaan lapangan karena sudah dilengkapi baterai internal, sehingga bisa digunakan tanpa harus terhubung ke power bank atau sumber daya lain. Fitur seperti blind scan, proteksi LNB, dan koneksi Bluetooth semuanya sama seperti BT03, namun BT05 lebih unggul dalam mobilitas. Kekurangannya hanya pada ketergantungan pengisian ulang baterai yang umumnya bertahan sekitar 2 jam pemakaian.
Sementara itu, GTMedia V8 Finder BT03 memiliki fungsi inti yang sama, tapi tanpa baterai, sehingga harus selalu terhubung ke USB-5V atau power bank. Keunggulannya adalah bentuk yang lebih kecil, ringan, dan tidak perlu khawatir tentang baterai soak. Namun, untuk penggunaan di lokasi tanpa daya atau saat bekerja di tempat tinggi, BT05 bisa kurang praktis dibanding BT03 karena sepenuhnya bergantung pada sumber daya eksternal.
Pada artikel ini saya akan berbagi pengalaman sekaligus penjelasan tentang apa itu V8 Finder BT05, bagaimana cara kerjanya, apa saja kelebihannya, serta kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum membeli. Saya coba menjelaskannya dengan gaya santai supaya mudah dipahami, bukan bahasa teknis yang bikin pusing.
Apa Itu GTMedia V8 Finder BT05?
V8 Finder BT05 adalah alat satfinder digital yang fungsinya membantu kita menemukan sinyal satelit saat mengatur arah parabola. Ukurannya kecil, kira-kira segenggaman tangan, dan cara pakainya cukup simpel: colokkan ke LNB, sambungkan ke aplikasi lewat Bluetooth, lalu tinggal pantau sinyal lewat HP.
Yang menarik dari alat ini adalah penggunaan aplikasi ponsel sebagai layar pengukur sinyal. Jadi kita tidak perlu membawa perangkat besar atau receiver ke atas atap. Cukup alat kecil ini dan HP — lebih ringan, lebih fleksibel, dan jauh lebih praktis untuk tracking.
Selain itu, alat ini sudah mendukung standar DVB-S dan DVB-S2, yang dipakai mayoritas siaran satelit saat ini. Artinya, kamu bisa memakainya untuk berbagai satelit seperti Telkom, SES, Measat, Asiasat, dan lain-lain.
Fitur Utama yang Bikin BT05 Layak Dicoba
Berikut beberapa fitur yang paling terasa kegunaannya:
1. Koneksi Bluetooth ke Android maupun iOS
Inilah yang membuat BT05 beda dari satfinder lama. Kita tidak lagi terikat kabel ke perangkat. Aplikasi "V8 Finder" menyediakan tampilan sinyal, daftar satelit, transponder, dan indikator bar yang mirip dengan yang ada di receiver.
2. Baterai Internal 2200 mAh
Karena pakai baterai, kita tidak perlu colokan listrik atau supply dari receiver. Ketika tracking di atap, yang penting baterai HP dan alat ini cukup.
3. Deteksi Arus Pendek LNB
Kalau ada korsleting di kabel atau LNB, alat ini langsung memberikan tanda. Fitur keamanan yang cukup penting, terutama kalau kita sering mengganti-ganti kabel.
4. Mendukung Banyak Satelit
Di dalam aplikasi sudah tersedia daftar satelit lengkap. Kita bisa memilih satelit yang kita cari, lalu transponder yang sesuai kebutuhan.
5. Ukuran Mini & Ringan
Sangat memudahkan saat tracking sendirian.
Cara Menggunakan Satfinder BT05
Buat yang baru pertama kali menggunakannya, langkah-langkahnya seperti ini:
-
Nyalakan alat dan pastikan baterainya cukup.
-
Unduh aplikasi V8 Finder dari Play Store atau App Store.
-
Aktifkan Bluetooth di ponsel.
-
Sambungkan satfinder ke LNB parabola.
-
Buka aplikasi dan pilih perangkat “BT05”.
-
Pilih satelit → transponder sesuai yang ingin dilacak.
-
Arahkan parabola sampai sinyal naik.
-
Kencangkan baut parabola jika sinyal sudah stabil.
Prosesnya jauh lebih mudah dibanding satfinder analog yang cuma memberi suara "tit... tit..." tanpa informasi detail.
Kelebihan BT05 Menurut Pengalaman Saya
-
Sangat praktis untuk tracking sendirian.
-
Tampilan aplikasi cukup lengkap dan tidak membingungkan.
-
Baterai lumayan tahan lama untuk pemakaian 1–2 jam.
-
Harganya relatif terjangkau dibanding meter profesional.
-
Realtime dan respons sinyal cukup cepat.
Kekurangannya Juga Ada, Tidak Bisa Dipungkiri
Tidak ada alat yang sempurna. Beberapa hal yang saya rasakan:
-
Koneksi Bluetooth kadang putus kalau HP terlalu jauh.
-
Aplikasi butuh update berkala agar database satelit selalu fresh.
-
Kalau baterai HP habis, alat ini jadi tidak berguna.
-
Untuk profesional yang butuh akurasi sangat tinggi, alat ini masih kalah dibanding satfinder berlayar besar.
Tapi untuk penggunaan rumahan dan teknisi level menengah, BT05 sudah lebih dari cukup.
Apakah Alat Ini Cocok Untuk Saya?
Kalau kamu:
-
sering tracking sendiri tanpa orang lain,
-
tidak mau ribet bawa receiver ke atap,
-
butuh alat murah tapi tetap fungsional,
-
atau baru belajar mengatur parabola,
maka GTMedia V8 Finder BT05 sangat cocok buat kamu.
Tapi kalau kamu teknisi profesional yang sehari-hari mengerjakan banyak instalasi besar, mungkin kamu lebih cocok satfinder kelas premium yang punya layar sendiri dan fitur analisa sinyal lebih dalam.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apakah BT05 bisa untuk semua jenis parabola?
Ya. Selama parabola memakai LNB satelit Ku-band atau C-band dan siarannya DVB-S/DVB-S2, alat ini bisa digunakan.
2. Apakah aplikasi V8 Finder gratis?
Benar, aplikasinya gratis untuk Android dan iOS.
3. Apakah perlu internet untuk menggunakannya?
Tidak perlu. Yang penting Bluetooth aktif dan database satelit sudah ada.
4. Apakah bisa untuk tracking Telkom 4 atau Measat?
Bisa. Kedua satelit tersebut tersedia di daftar aplikasi.
5. Berapa lama baterainya tahan?
Dalam penggunaan normal, sekitar 1–2 jam. Tergantung kondisi baterai dan frekuensi penggunaan.
6. Apakah alat ini aman untuk LNB?
Aman. Ada fitur deteksi short circuit yang mencegah kerusakan perangkat.
7. Bagaimana kalau Bluetooth gagal tersambung?
Biasanya cukup matikan Bluetooth lalu hidupkan kembali. Atau restart alatnya.

Posting Komentar